Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Memilih Lensa Mirrorless Berdasarkan Karakteristiknya

Tips Memilih Lensa Mirrorless Berdasarkan Karakteristiknya

Dalam dunia fotografi, penggunaan lensa pada kamera mirrorless sangat memberikan pengaruh terhadap foto yang dihasilkan. Agar menghasilkan efek bokeh yang maksimal, memotret objek dari jarak jauh, menghasilkan jepretan gambar yang tajam dengan jangkauan yang lebar, tentunya hal tersebut tidak bisa hanya menggunakan satu lensa saja. Maka dari itu, beberapa produsen lensa untuk kamera mirrorless secara aktif mengembangkan produk lensa unggulannya.

Di artikel kali ini, akan diinformasikan tips cara memilih lensa mirrorless berdasarkan karakteristiknya yang baik agar ketika Anda berpergian untuk hunting photo, dapat menghasilkan jepretan gambar yang maksimal. 

Tips Memilih Lensa Mirrorless agar Hasil Jepretan Maksimal

Permintaan akan kamera serta lensa mirrorless mengalami peningkatan yang signifikan akhir-akhir ini. Hal ini membuat para produsen kamera semakin gencar dalam melakukan pengembangan dan pemasaran agar konsumen mempunyai banyak pilihan produk. Disini, akan dijelaskan cara memilih lensa mirorrles yang baik berdasarkan karakteristiknya.

Lensa Telephoto Zoom untuk Memotret Objek Jarak Jauh

Tele zoom memiliki rentang pembesaran yang lebar. Banyak lensa di kategori ini memiliki ekuivalensi focal length antara 24 mm hingga 200 mm pada sensor full frame 35 mm. Hanya berbekal satu unit lensa ini saja, Anda bisa memakainya untuk berbagai keperluan.

Baru-baru ini, beberapa lensa tele zoom mulai dikembangkan lagi sehingga mampu menghasilkan gambar yang berkualitas, autofokus yang cepat, stabilisasi gambar yang baik, dan kelebihan lainnya. Dengan perkembangannya yang semakin baik, produk lensa tele zoom terkini lebih mudah untuk digunakan dibandingkan dengan lensa-lensa pada generasi sebelumnya.

Lensa Zoom Standar untuk Memotret Wajah, Jalanan dan Pemandangan

Lensa ini merupakan lensa yang memiliki rentang focal length lebih sempit dibandingkan dengan lensa tele zoom. Dalam penggunaannya lebih banyak untuk kegiatan sehari-hari seperti memotret lanskap ataupun portrait.

Sebelum membeli, perhatikan poin penting dalam memilih lensa zoom standar yaitu besaran nilai aperture (f) pada lensa dan tingkat kecerahan yang stabil. Efek bokeh lebih mudah diciptakan dengan mengatur aperturenya pada angka kecil atau tingkat kecerahan tinggi.

Lensa Superzoom untuk Memotret Wildlife dan Olahraga

Perlu diketahui, lensa superzoom ini memiliki ukuran yang cukup besar dan berat, jadi Anda harap memaklumi bobot lensa ini ketika menggunakannya. Jika Anda menggunakan kemara mirrorless, ada banyak lensa superzoom yang tersedia dalam ukuran yang lebih kecil dan ringan. Mempertimbangkan ukuran lensa mirrorless dengan lensa superzoom SLR yang berkemampuan sama memang cukup penting.

Kebanyakan orang lebih memilih lensa superzoom untuk memotret wajah (portrait) dan satwa liar (wildlife) di alam terbuka. Untuk keperluan portrait gunakanlah lensa dengan nilai aperture f/2.8 dan lensa dustproof untuk keperluan fotografi alam.

Lensa Fix untuk Hasil Foto Bokeh yang Maksimal

Dalam penggunaan yang praktis, lensa fix ini mungkin tidak sebagus lensa zoom. Namun untuk kualitas gambar yang dihasilkan, jepretan dari lensa ini jauh lebih baik.

Aperture dengan tingkat kecerahan yang tinggi atau bukaan besar seringkali memiliki harga yang sebanding. Jika Anda ingin menghasilkan gambar dengan tingkat bokeh standar, pilih lensa fokus tunggal dengan aperture sekitar f/1.8. Sedangkan untuk Anda yang ingin menghasilkan jepretan gambar maksimal, lensa fix dengan aperture f/1.4 sangatlah direkomendasikan.

Banyak produk lensa seperti lensa samyang, 7Artisans dan produk lensa lainnya. Untuk mendapatkannya, Anda bisa langsung meluncur ke martketplace Blibli nomor satu di Indonesia.